Archive

Archive for the ‘Roadmap To The TOP’ Category

Roadmap To The TOP

February 19th, 2010

Sukses bukan diukur dari apa yang telah dicapai seseorang, tetapi dari siapa lawan yang telah dihadapi orang itu, dan dari seberapa besar keyakinan yang dimilikinya dalam berjuang menentang arus yang deras. (Charles Lindbergh)

Jalan menuju puncak

Sahabatku Zig Ziglar pernah berkata kepada saya bahwa ia mengunjungi monumen Washington.Dalam perjalanannya menuju kota Washington, D.C, sesampainya disana bersama dengan rombongannya, ia mendengar seorang pemandu wisata menyampaikan pengumuman kepada rombongan lain, “tuan-tuan dan nyonya-nyonya perlu waktu dua jam untuk mengantri lift menuju kepuncak monumen.” Pemandu itu diam sejenak, tersenyum, dan melanjutkan dengan bergurau, “tetapi, tidak perlu menunggu jika ada yang berminat naik tangga.”

Kisah lucu Zig mengandung suatu kebenaran mengenai sukses. Sebenarnya, tidak ada lift menuju kepuncak sukses. Jika anda ingin sampai kesana, anda harus menempuh tahapan-tahapan yang panjang. Berapa banyak tahapan yang bersedia anda tempuh-dan berapa lama kesetiaan anda tetap naik-menentukan seberapa tinggi anda akan naik.

Saya adalah orang yang sangat mempercayai keberuntungan, dan saya menemukan bahwa semakin keras saya bekerja, semakin saya beruntung.

(Stephen Leacock)

Roadmap To The TOP

Roadmap To The Top

October 30th, 2009

Awas Perangkap Zona Nyaman

Mengapa ada yang tergelincir tatkalah hampir mencapai puncak atau sudah berada diatas sana? Masuk ke comfortzone. Zona nyaman. Zona ini memang menggoda. Sudah bermobil mewah. Sudah berkartu kredit tanpa limit. Sudah diterima dikalangan jetset. Maka, godaan mengikuti party, club-bing, kadang tak terelakkan. “ Kita nikmati hidup ini. Enjoy lah. Masak kerja terus,” kata kolega clubbingnya, maka, gaya hidup berubah. Yang semula, sangat prudent, menjadi boros. Yang semula kerja keras, menjadi rileks, yang semula bangun jam 5, jadi siang bolong. Maka, bisa ditebak apa yang segera terjadi? Hancur! Hati-hati.

Kebiasaan yang baik adalah hasil dari

Nafsu terkontrol

Roadmap To The TOP

Roadmap To The TOP

October 23rd, 2009

Kuis Likeable, Tes Ke
Teman Kerja

Ayo sekali-kali bikin tes likeable. Ke tetangga boleh, ke teman kerja boleh. Anda disukai atau dimusuhi? Anda banyak teman atau lawan ? Kalau banyak musuh. Tanyalah kepada diri sendiri, mengapa? Suka menyerobot ide orang? Mengambil klien teman? Penjilat sejati? Manis di depan, menjatuhkan di belakang? Percayalah bahwa dengan cara-cara seperti itu Anda tidak akan maju. Mengapa? Sebab, kalaupun Anda bisa ke puncak, akan cepat sekali jatuhnya. Sebab, itu bukan murni dari hasil the best performance, tapi hasil kecurangan yang hanya kebetulan belum ketahuan. Suatu saat nanti keaslian kita pasti akan ketahuan.
Prof Curtis Verschoor dari studinya membuktikan bahwa perusahaan yang mempunyai komitmen pada nilai-nilai moral lebih berhasil secara finansial. Bagaimana dengan karyawanya? Ternyata karyawannya yang menjunjung nilai intergritas., kejujuran dan respec terhadap yang lebih disukai atasan., dan lebih diterima oleh rekan kerja. Bagimana dengan kita?

Greatness comes from ordinary people who
Dare to live extraordinary lives and those
That dare to climb the highest peaks.

Roadmap To The TOP

Bermanfaat Nggak Aku Ini??????????

October 9th, 2009

Menjelang tidur, sambil menunggu kantuk, bertanyalah kepada diri sendiri. Kehadiranku dimuka bumi ini, membawa manfaat tidaknya kepada orang lain. Jangan jauh-jauh dulu. Kepada keluarga? Kepada tetangga? Dikantor, di masyarakat? Kalau belum, Kita belum menjadi hamba Allah yang ideal. Sebab, katanya, sebaik-baik manusia adalah bermanfaat bagi orang lain.

Tidak usah menunggu jadi pejabat, jadi professor, jadi Bos, Jadi yang sekarang ini pun harus bisa membawa kemanfaatan bagi orang lain. Memang dan pasti, kita akan semakin bermanfaat jika potensi kita untuk memberi materi, ilmu, kesejahtraa juga semakin tinggi. Potenti bermanfaat seorang bupati tentu jauh lebih besar ketimbang jadi iuran. Maka,mari kita mendaki tinggi agar kita semakin bermanfaat,

Senyumlah itu ibarat musik bagi jiwa. Ini hadia

Dari Tuhan. Maka, Senyum terus

Dan hilangkan kekhawatiran.

(Mahesh DV)

Roadmap To The TOP

Kamu Siapa, Ngaca! Itulah Vitamin

May 1st, 2009

He KAMU itu siapa?? Ngaca dong! Sori ya kami tidak menerima PT yang nggak bermutu. Kamu nggak bisa bahasa asing sih? Dicari talenta yang good looking? Maaf ya, kami nggak bisa meminjami karena nggak ada jaminannya?”

Kata-kata dan ungkapan diatas sangat tidak enak didengar. Membuat orang menjadi jengkel, desparate, frustasi dan dunia serasa kiamat. Haruska ditanggapi demikian ? he he he……jika diraskan seperti itu kita kan kehabisan energi. Menjadi kontraproduktif. Mengapa tidak disyukuri saja ?

Bersyukur sajalah.Kita lagi mendapatkan vitamin kehidupan.Lee Lacocca dipecat Henry Ford Jr. Dia malu luar biasa. “Pilihan saya hanya dua, bunuh diri ata membutuhkan. Saya memilih yanh kedua.”Katanya. Lee yang pernah dicalonkan presiden karena kesuksesanya yang menjjadi CEO, akhirnya memilih chrysler yang ketika itu nyaris bangkrut. “ Saya tetap ambil tawar itu karena saya hanya ingin membuktikan bahwa saya bisa,” katanya. Itulah andrenalin yang sempurna. Karena itu, tenang saja kalau diremehkan orang, dan bersyukurlha karena kita dapat enerji yang sangat powerful untuk membuktikankita bisa.

Mau mengubah dunia,mulailah dari diri sendiri, Dimanapun anda berada dan mulailah dari sekarang juga.

(Gary Zukav)

Roadmap To The TOP

MULAI KULI NGGAK USAH GENGSI

March 19th, 2009

Salah satu pay the price itu adalah mau jadi apa saja untuk memulai. Jadi, jangan beri satu celah pun untuk alas an. Yang nggak punya duit lah, hanya lulusan SD lah, gak punya kendaraan lah, pokoknya, kalau kita turuti kita akan banyak mencari sejuta alasan demi harga diri. Melakukan reasionalisasi sebagai upaya untuk mempertahankan harga diri, katanya para psikolog. Mau mempertahankan ini?

Wah sangat berbahaya. Kita akan masuk kedalam logical trap, jebakan nalar. Mari kita hindari. Jangan mau. Kasihan otak kita kalu hanya dipakai untuk berargumentasi yang sesungguhnya hanya untuk menghalalkan kemalasan kita. Maksudnya, kalau ternyata untuk memulai itu, kita harus jadi kurir, tukang ketik, cleaning service atau perkerjaan yang lain. Sebaiknya kita lakukan saja. Yang penting, jangan lama-lama cukup tiga bulan saja. Habis itu harus meningkatkan yang lebih keren. Contohnya yang dilakukan Andrie Wongso, motivator yang terkenal gak tamat SD itu. Dulu perkerjaan menjaga toko pun dilakukannya, meningkat menjadi pelatih kungfu, dan akhirnya kini kampus-kampus ternama dan perusahaan top mengundangnya untuk mendengar ceramahnya

“Believe BiG ! The size of your success is determined by the size of your belief. Think little goals; expect little achieve ment. Think big Goals and win big success, whatever your focus on grows”

(ali murthadlo-tatik suryani)

Roadmap To The TOP

Nggak Gratis, Play the Price

November 28th, 2008

    HERE is no such free lunch, tak ada makan siang gratis. Maksudnya, selalu mowo bea (berbiaya). Begitu pula untuk mendaki ke puncak., harus berbiaya. Mungkin mahal, mahal sekali, atau mahalnya gk ketulungan.

Siap? Harus siap. Tidak ada kesuksesan datang tiba itu tiba-tiba. Mimpi kali. Nah, mulai sekarang bersiaplah untuk itu. Baerkorban waktu, tenaga, pikiran, uang, dan perasaan. Siap-siaplah untuk berkorban. Seichiro Honda harus hijrah ke kota untukm menerima tawaran sebagai pekerja bengkel mesin. Karena terlalu belia juragannya menjadikanya sebagai baby sitter. Seichiro sangat makan hati, tapi karena keinginannya yang luar biasa terhadap mesin, ia tetap sabar. Sambil momong, dia mengamati senior-seniornya bekerja. Begitu, dapat kesempatan., dia membuktikanya dengan sukses menjadi teknik yunior dengan hasil terbaik. Dari situlah, dia bereksperimen membuat sepeda motor yang semua orang menikmatinya

Kesuksesan memang memerlukan pengorbanan, maka mari berkorban dengan sepenuhnya hati, untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Roadmap To The TOP

Vision Statement ke Ibu, Isteri & Anak-anak

November 7th, 2008

Kalau tekat going to the top sudah benar-benar bulat. Sangat disarankan untuk menyatakan vision statement ke orang-orang tercinta kita apa cita-cita dan misi kita. Apa yang akan kita capai penting di komunikasikan kepada orang-orang yang berarti (significant person).

Mengapa? Mereka adalah controller sekaligus harapa. Orang-orang yang kita sayangi akan menjadi pengingat kita karena kita secara langsung sudah menyampaika kontrak komitmen. Dan komitmen ini tentu harus kita upayakan kalau kita tidak ingin kehilangan kepercayaan. Mereka juga harapan karena kepada orang-orang terkasih inilah cita-ita tinggi tadi didedikasikan.

Jadi secara psikologis, deklarasi visi-misi kepada orng-orang tercinta akan mengkuatkan kita untuk mewujudkan dan mengupayakannya. Dengan extra effort. Motivasi kerja jadi semakin kuat , ’’Saya harus sukses karena untuk membahagiakan istri dan anak-anak tercinta. Saya harus kaya karena ingin mengajak anak-anak piknik ke kota-kota besar di dunia.itulah yang bisa melahirkan working with passion dan vocations is vocation  (berkerja serasa piknik) itu. Dalam keadaan seperti itu, kerja akan enjoy. Gak ada capek nya, seneng terus. Full power terus.

Roadmap To The TOP

GARUDA FLY HIGH , KITA?

October 31st, 2008

Boleh juga Garuda. Maskapai penerbangan kita ini, semangat berubahnya luar biasa. Kini, tagline-nya Garuda Fly High. Garuda ingin terbang tinggi. Ini tentu tidak ingin basa - basi, dan tentu tidak ingin slogan lagi.

kita tidak ingin Membicarakan Garuda karena sudah diurus para ahlinya. Kita ingin membicarakan diri kita saja. Kalau mau maju, aim high memang perlu dan wajib. Cita - Cita setinggi langit akan membawa dampak ikutan yang juga setinggi langit. Semangatnya, pantang menyerahnya, perseverance- nya, persistent-nya, passion-nya, pay the price-nya, enerjinya, displinnya dan lain - lain.

pertanyaannya? sudah aim high kah kita? kalau belum ayo kita goal setting lagi. jangan tanggung- tanggung , yang tinggi sekalian. Biar enerji yang mengikutinya juga tinggi. kalau akhirnya, kita meraih setengahnya, sudah sangat bagus karena target kita adalah memang tinggi. tapi, jangan pasang aim high tapi dalam hati sesungguhnya kita ingin separonya saja, pasti tidak berhasil karena sesungguhnya kita hanya memang bercita - cita half high. ya nggak ?

Roadmap To The TOP

Pak Dahlan Bisa KOk

October 10th, 2008

             Karena saya anak buahnya Bos Jawa Pos Dahlan Iskan. Mungkin buku ini banyak mengambil excellent Value beliau. Nggak ada salahnya. Memang sangat layak di-copy paste dan ditularkan kepada siapa saja. Ada yang ketularan seperempatnya saja sudah bagus.

Memang Pak Dahlan kok bisa? Dia dari desa di Takeran Magetan sana. Pendidikan formalnya juga nggak terlalu tinggi, masa kecilnya soro pol (susah banget), namun akhirnya sukses luar biasa. Dalam buku Ganti Hati-nya terungkap bagaimana lika-likunya menuju sukses. Kuncinya: dia hijrah. Lalu, kerja keras, kerja keras, dan kerja keras. Selain itu dia menjaga reputasinya. Dia sangat trustworthy ( bisa di percaya). Masih ingat, saat dia masi bekerja dan mewawancarai bos di Margomulyo Tandes? dia menolok diberi uang dan memilih jalan kaki KertaJaya yang jauhnya 20 kilo. Kita? Capek Dech! 

Roadmap To The TOP